Inspirasi

Merawat Istri yang Lumpuh

Suyatno adalah seorang wirausaha yang hidup bahagia bersama istri dan anak-anaknya. Namun, keluarga tersebut mendapat cobaan yang cukup berat. Sang istri tiba-tiba mengalami kelumpuhan setelah melahirkan anak keempatnya. Selama dua tahun, kondisi istrinya tak kunjung membaik, tapi malah semakin buruk. Bahkan, sang istri kehilangan kemampuan berbicara dan hanya bisa berkomunikasi lewat tatapan mata dan senyuman saja.

Meskipun begitu, Pak Suyatno tetap merawat istrinya dengan sabar. Beliau dengan telaten mengurus segala keperluan pendamping hidupnya, baik di pagi, siang, maupun sore hari. Beruntungnya, tempat usaha beliau tidak jauh dari rumah sehingga tetap bisa mengurus istrinya dan mengasuh keempat anaknya.

Hingga pada suatu hari, beliau dan anak-anaknya yang sudah tumbuh dewasa berkumpul. Dengan hati-hati, anak sulungnya berkata mewakili adik-adiknya bahwa mereka ikhlas jika sang ayah akan menikah lagi. Setelah lebih dari 25 tahun mengurus sang ibu, anak-anak ingin ayahnya menikmati masa tuanya.

Pak Suyatno tentu menangkap maksud baik anak-anaknya, hanya saja beliau tidak akan pernah melakukan hal tersebut. Beliau bahkan tidak pernah berpikiran untuk meninggalkan sang istri karena baginya bisa mendampingi istrinya sudah lebih dari cukup. Apalagi, kondisi istrinya yang seperti itu karena melahirkan anak-anak yang begitu berarti baginya.

Mendengar pengakuan sang ayah, sontak membuat anak-anaknya menangis. Tak hanya itu saja, ternyata sang istri pun ikut menangis dan menatap pilu pada sosok yang amat dicintainya itu.

Comment here