Travel

Tempat Wisata yang wajib untuk di coba di Taman Nasional ujung kulon

Tempat Wisata yang wajib untuk di coba di Taman Nasional ujung kulon

Indonesia memiliki banyak Taman Nasional dan salah satu diantaranya yang juga telah tercatat sebagai Situs Warisan Dunia dan dilindungi oleh UNESCO adalah Taman nasional Ujung Kulon yang jadi bagian dari objek wisata banten. Taman Nasional satu ini terbilang cukup unik, pasalnya dulu kawasan ini merupakan daerah pertanian yang sangat subur di era kerajaan Hindu, namun setelah tragedi Krakatau tahun 1883 kawasan seluas lebih dari 100 ribu hektar tersebut berubah menjadi hutan kembali.

Taman Nasional Ujung Kulon dikenal memiliki hutan lindung yang sangat luas dan menjadi rumah bagi hewan liar salah satunya adalah spesies badak Jawa yang dikenal dengan nama Badak Bercula Satu yang sangat langka. Disamping fungsi utamanya sebagai kawasan pelestarian alam serta pusat penelitian dan perlindungan hewan, Taman Nasional Ujung Kulon juga telah dikembangkan sebagai tujuan wisata alam yang keren. Berikut tempat wisata di Taman Nasional Ujung Kulon yang asyik dan wajib di coba untuk dikunjungi.

Pulau Peucang, Pulau Paling Populer Dikunjungi Wisatawan asing

Tempat wisata pertama dan paling terkenal di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon adalah Pulau Peucang. Dalam waktu beberapa tahun terakhir nama pulau ini tengah berkibar di jajaran pariwisata Indonesia. Pulau di seberang barat pulau utama Jawa ini mempunyai karakteristik pantai berpasir putih yang lapang serta perairan yang jernih dan tenang.

Pulau Peucang telah menyediakan berbagai akomodasi untuk pengunjung yang berminat menginap di pulau ini. Meski telah ada berbagai fasilitas wisata yang memadai tetap saja alam sekitar kawasan wisata ini sangat alami. Bahkan tidak jarang wisatawan yang menjumpai aneka satwa liar di sekitar pantai atau pun lingkungan penginapan. Kegiatan yang bisa dilakukan di Pulau Peucang antara lain trekking ke Karang Copong untuk menyaksikan matahari terbenam, berenang dan snorkeling di perairan dangkal hingga menyelam ke taman bawah laut yang indah.

Dari Pulau Peucang Menyeberang ke Pulau Panaitan, Nikmati Sensasi Rimba Alami

Terletak di ujung barat dari Semenanjung Taman Nasional Ujung Kulon terdapat Pulau Panaitan. Posisinya berarti berada di selat Sunda dan berjarak cukup dekat dengan Pulau Sumatera. Pulau yang berukuran sekitar 17 ribu hektar ini menyimpan banyak potensi wisata menarik yang sayang dilewatkan.

Berkunjung ke Pulau Panaitan adalah cara yang tepat untuk menikmati suasana rimba yang alami. Perbukitan di pulau ini terbentuk oleh hutan alami dengan kombinasi antara vegetasi hutan bakau, hutan pantai dan hutan hujan. Di dalam pulau ini pula traveler bisa menemukan reruntuhan sejarah berupa Arca Ganesha serta benda-benda bersejarah lainnya. Tidak ketinggalan di pulau ini traveler juga dapat mencicipi kegiatan bahari seperti snorkeling dan diving. Hanya saja di pulau ini belum tersedia fasilitas akomodasi penginapan.

Pulau Handeleum

Satu lagi pulau di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon yang paling populer yakni Pulau Handeleum. Pulau ini sering dijadikan jujugan traveler yang hobi dengan petualangan. Sebab salah satu kegiatan yang ditawarkan di pulau ini adalah wisata adventure. Pulau Handeleum berada di antara gugusan pulau-pulau kecil yang berada di ujung timur laut pantai Semenanjung Ujung Kulon.

Pulau dengan luas sekitar 220 hektar ini menjadi rumah bagi satwa seperti rusa dan juga ular phyton. Kedua spesies tersebut sangat cocok tinggal di dalam pulau yang dikelilingi oleh hutan bakau yang subur ini. Keunikan pulau Handeleum dibanding pulau lain di kawasan Taman nasional Ujung Kulon adalah keberadaan sungai yang membelah pulau dimana sering dimanfaatkan wisatawan untuk bersampan.

menjelajahi Sungai Cigenter dan Menikmati Alam Taman Nasional Ujung Kulon

Inilah sungai yang disebut berada di Pulau Handeleum, Sungai Cigenter. Nikmati sensasi seperti di Sungai Amazon dengan bersampan menyusuri aliran sungai ini hingga menuju ke ujungnya yang mana air terjun bertingkat yang indah siap menyambut para traveler pemberani.

Memang butuh nyali untuk sekedar canoing atau berperahu menyusuri Sungai Cigenter, pasalnya sepanjang aliran sungai ini traveler akan disuguhi pemandangan yang tidak biasa dari penampakan hewan-hewan liar di bantaran sungai hingga ular-ular yang bergelantungan di pepohonan pinggir sungai. Meski begitu pengalaman susur Sungai Cigenter tidak akan pernah traveler lupakan.

Gunung Honje

Tidak ada hal yang lebih menantang ketimbang menakhlukkan puncak gunung yang berada di dalam Taman nasional Ujung Kulon yaitu Gunung Honje. Luas wilayah gunung ini sekitar 19.500 hektar dan dikelilingi oleh 19 desa penyangga. Salah satu yang menjadi pintu gerbangnya adalah Desa Tamanjaya.

Jadi sebelum mendaki ke gunung ini umumnya traveler akan berkeliling ke kawasan sekitar desa Tamanjaya. Di tempat ini terdapat Desa Nelayan Cibanua, Curug Pipanis, sumber air panas Cibiuk, dan wildlife viewing owa Jawa di Curug Cikacang. Di desa ini telah tersedia penginapan untuk para wisatawan.

Pulau Oar

Pulau Oar adalah pulau yang sangat kecil, ukurannya saja hanya sekira lapangan basket. Pulau ini masuk dalam Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon dan dapat diakses dengan menyeberang dari Desa Sumur. Penyeberangannya sendiri hanya butuh waktu sekitar 10 menit .

Setibanya di Pulau Oar traveler akan disambut dengan hamparan pantai melengkung berpasir putih dan berair sangat jernih. Ombak di pantai ini pun tergolong sangat landai jadi tidak perlu khawatir terseret ombak ketika berenang di pantainya. Jika penasaran dengan isi pulau ini tinggal jalan kaki berkeliling pulau yang akan dapat dikelilingi secara penuh dalam waktu 20 menit saja.

Pulau Badul

Pulau Umang letaknya bersebelahan dengan Pulau Oar. Pulau ini terlihat dengan jelas saat traveler berada di Pulau Oar. Pulau ini menawarkan perairan biru yang jernih, pasir putih dan ombak yang relatif tenang. Maka dari itu banyak wisatawan yang kepincut liburan ke pulau ini.

Pengunjung paling banyak di Pulau Umang adalah traveler asal Jakarta. Tidak mengherankan mengingat warga DKI memang butuh tempat refreshing bertema alam yang tenang untuk merefresh pikiran mereka yang setiap hari harus menghadapi berbagai persoalan kehidupan kota besar yang cukup kompleks. Pulau ini secara administratif terletak di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Comments (1)

  1. […] Tempat Wisata yang wajib untuk di coba di Taman Nasional ujung kulon October 7, 2019 […]

Comment here