Serba Serbi

Khasiat Daun Sambiloto yang Jarang Diketahui.

Khasiat Daun Sambiloto yang Jarang Di ketahui

Obat jamu tradisional ini mungkin masih asing di telingamu, tapi jangan salah, daun pahit yang mengandung zat andrografolida ini punya beragam manfaat untuk mengobati penyakit. Tanaman yang memiliki nama latin Andrographis paniculata ini sering dijadikan bahan baku jamu yang berasa sangat pahit, karena itulah dikenal dengan jamu ‘pahitan’.

Meski pahit, tapi peminat jamu pahitan tetap mengonsumsi karena khasiat yang dirasakan. Selengkapnya, inilah enam manfaat hebat dari daun sambiloto yang perlu kamu tahu.

1. Melancarkan peredaran darah

Menurut Chinese Medical Journal  dalam penelitian tahun 1994, berhasil mengungkap fakta bahwa ekstrak daun sambiloto mampu mencegah pembuluh darah menyempit dan memperlambat terjadinya penggumpalan darah. Hal inilah yang membuat peredaran darah menjadi lancar dan meminimalisir terjadinya berbagai penyakit kardiovaskular. Khasiat sambiloto dalam menurunkan kadar kolesterol juga mampu mencegah terjadinya penyakit jantung.

2. Kaya asam lemak tak jenuh yang baik untuk mencegah kardiovaskular

Daun sambiloto adalah sumber asam lemak tak jenuh yang berlimpah, yaitu asam linoleat dan linolenat. Karena tubuh tidak dapat membuat dua lemak ini, diperlukan nutrisi dari asupan makanan yang mendukung. Sebuah studi yang ditemukan dalam American Journal of Clinical Nutrition edisi November 2001, menemukan bahwa diet yang kaya akan dua asam lemak ini mampu melindungi tubuh dari penyakit kardiovaskular. Dalam studi ini, dijelaskan bahwa orang yang sering mengonsumsi asam lemak linoleat dan linolenat memiliki risiko penyakit kardiovaskular 40 persen lebih rendah dibandingkan dengan orang yang jarang mengonsumsi dua lemak ini.

3. Menurunkan hipertensi

Kalau kamu punya tekanan darah di atas 140/80, kemungkinan kamu mengalami hipertensi karena melebihi batas normal tekanan darah. Meminum rebusan daun kaya kalium ini mampu menghilangkan akumulasi garam yang meningkatkan jumlah natrium dalam aliran darah dan menjadi penyebab hipertensi. Kandungan andrografolida juga berkontribusi terhadap pengurangan gula dalam darah yang mengurangi risiko diabetes.

4. Mampu melawan pertumbuhan sel kanker payudara

Untuk mengurangi risiko kanker payudara, kamu perlu tetap aktif secara fisik, mengonsumsi makanan rendah lemak dan mempertahankan berat badan yang sehat. Selain itu, menurut Experimental Biology and Medicine  pada Februari 2004, mengonsumsi daun pahit sambiloto dapat memerangi pertumbuhan sel kanker payudara. Dalam studi yang dilakukan para ilmuwan dari Jackson State University  yang meneliti tabung reaksi sel kanker payudara manusia, menemukan bahwa daun pahit sambiloto mampu menghambat pertumbuhan dan proliferasi sel kanker payudara.

5. Kaya antioksidan

Tahukah kamu kalau sel-sel tubuh kita hampir secara konstan mengalami serangan dari proses berbahaya yang disebut oksidasi? Oksidasi dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya pembentukan sel prakanker. Menurut laporan Food Chemistry edisi Desember 2006, daun sambiloto adalah sumber antioksidan yang melimpah. Para peneliti menambahkan bahwa sifat antioksidan dalam daun pahit ini bisa melawan penyakit dan baik untuk diet. 

6. Menurunkan kolesterol jahat yang memicu serangan jantung

Kolesterol yang tinggi, terutama kolesterol “jahat” LDL adalah faktor risiko terjadinya serangan jantung, stroke, dan penyakit alzheimer. Menurut Journal of Vascular Health and Risk Management edisi Februari 2008, daun sambiloto yang pahit ampuh mengurangi kolesterol jahat. Dalam penelitian yang menjadikan hewan sebagai model, suplemen dengan ekstrak daun sambiloto mampu mengurangi kolesterol LDL hingga 50 persen, sekaligus juga meningkatkan kolesterol “baik” HDL. Namun, belum ada penelitian yang langsung diujicobakan pada manusia terkait penurunan kolesterol ini. 

Comment here