Hiburan

EXO Pencetak Rekor Internasional

EXO bakal kembali menyapa penggemar atau yang disebut EXO-L Indonesia untuk konser EXO PLANET #5-EXplOration- in JAKARTA pada Sabtu (23/11) di ICE, BSD.

EXO merupakan boyband buatan SM Entertainment yang disiapkan CEO SM Lee Soo-man untuk aktif promosi di Korea Selatan dan China. Hal itu terbukti dari pembagian EXO menjadi dua sub-grup, EXO-K (Korea) dan EXO-M (Mandarin).

EXO-K dan EXO-M resmi debut melalui single ‘Mama’ pada 2018. Kedua grup tersebut mempromosikan lagu debut mereka secara terpisah.

EXO-K yang beranggotakan Suho, Baekhyun, Chanyeol, Do Kyungsoo, Kai, dan Sehun tampil di program musik Korea The Music Trend.

‘Adik’ Super Junior dan SHINee ini dinobatkan sebagai Best New Asian Group di Mnet Asian Music Awards 2012 dan Artis Pendatang Baru di Golden Disc Awards.

Pada 2013, EXO resmi merilis album studio pertama bertajuk ‘XOXO’ dalam Bahasa Korea dan Mandarin. Namun, album tersebut dipromosikan dalam kesatuan EXO, bukan terpisah EXO-K dan EXO-M seperti ‘Mama’.

Setahun setelahnya, mereka merilis mini album ‘Overdose’ yang langsung dipesan lebih dari 660 ribu keping.

Hal itu membuat EXO mencetak sejarah dengan mini album Korea yang paling banyak dipesan dalam sejarah. Mereka juga menjadi artis K-pop terlaris di Jepang kala itu.

Namun di tengah popularitas dan keberhasilan tersebut, EXO harus menghadapi tantangan besar ketika Kris memasukkan gugatan hukum untuk memutuskan kontrak eksklusif dengan SM Entertainment pada Mei 2014.

Gugatan tersebut dilayangkan dengan alasan SM telah melanggar hak asasi member karena mengabaikan kesehatan, distribusi laba yang tidak adil, serta pembatasan kebebasan.

Hanya selang beberapa bulan, tepatnya Oktober 2014, Luhan juga memasukkan gugatan hukum kepada SM Entertainment untuk memutuskan kontrak eksklusif.

Luhan memilih keluar karena masalah kesehatan dan menerima perlakuan berbeda dengan anggota berkebangsaan Korea.

Kendati demikian, EXO masih sempat mencatat rekor lewat penjualan konser tercepat kala itu. Tiket untuk konser perdananya ‘Exo from Exoplanet #1 – The Lost Planet’ di Olympic Gymnastics Arena habis dalam 1,47 detik.

Pada 2015, EXO harus kembali menghadapi permasalahan ketika Tao juga memasukkan gugatan hukum melawan SM Entertainment untuk pemutusan kontrak.

Sejak saat itu, EXO mulai mempromosikan lagu dengan sembilan anggota.

Setahun setelahnya, SM Entertainment resmi membuat sub-grup baru dari EXO yakni EXO-CBX yang beranggotakan Chen, Baekhyun dan Xiumin. Mereka bertiga merupakan main dan lead vocalist EXO.

EXO kemudian dinobatkan sebagai grup peraih penghargaan Mnet Asian Music Awards (MAMA) terbanyak (Most Daesang) pada 2018 oleh Guinness World Records. Album dan mini album yang dirilis setiap tahunnya selalu laris dan membawa pulang piala (MAMA).

Sejarah baru dicetak EXO pada 2018 ketika ‘Power’ berdendang di Dubai. Power menjadi lagu K-Pop pertama yang dimainkan di The Dubai Fountain, Burj Khalifa Lake, Dubai. Tujuh anggota EXO mengunjungi Dubai untuk menyaksikan itu.

EXO juga menuliskan sejarah di Jepang lewat ‘Countdown’, album studio Jepang perdana mereka. Album yang terjual lebih dari 89 ribu eksemplartersebut bertengger di tangga lagu mingguan Jepang Oricon.

Hanya dalam 10 hari, album Countdown EXO disertifikasi emas oleh Recording Industry Association of Japan.

Pada 2019, SM Entertainment kembali membuat sub-unit baru lewat EXO-SC yang beranggotakan Sehun dan Chanyeol. Duo rapper EXO ini debut dengan gaya glamor lewat ‘What a Life’.

Tahun ini, EXO menyapa EXO-L Indonesia untuk yang kelima kali. Mereka pertama kali ke Indonesia pada 2014 saat menggelar konser The Lost Planet in Jakarta.

Boyband beranggotakan Suho, Xiumin, Chen, Baekhyun, Kai, D.O, Chanyeol, Sehun dan Lay kembali ke Indonesia melalui The Lost Planet 2 The EXO’Luxion pada 29 Februari 2016.

Mereka juga pernah menjadi pengisi acara dalam Music Bank Live in Jakarta pada 1 September 2017 serta kunjungan sebagai brand ambassador pada 26 Mei 2019.

Comment here