Inspirasi

Tanda Milenial Pekerja Keras, Kamu Salah Satunya?

Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa milenial identik dengan aktivitas mereka yang lebih banyak di media sosial. Karena terlalu sering mereka dianggap sebagai generasi pemalas dan tidak produktif.

Namun stigma yang berkembang di masyarakat tersebut tidak sepenuh benar dan berlaku untuk semua generasi milenial. Sebab masih banyak anak muda yang sukses dengan inovasi pada dunia digital yang cukup sukse. Bahkan ada yang sudah menjadi CEO dan memiliki perusahaan sendiri, terlebih pada perusahaan start up dengan basis teknologi.

Menariknya, di dunia kerja milenial justru dianggap sebagai pekerja keras. Berikut ini adalah tanda-tanda dari milenial yang termasuk golongan pekerja keras, apakah kamu satu di antaranya?

1. Mereka cenderung idealis

Milenial yang pekerja keras biasanya penuh dengan ide dan gagasan yang tidak jarang mendobrak aturan, sehingga muncul inovasi yang jarang disadari sebelumnya. Namun jika tidak sejalan dengan kebanyakan orang, mereka cenderung mengerjakannya sendirian. Sebagai seorang idealis, generasi milenial mungkin dianggap sebagai pembangkang. Akan tetapi hal ini justru memotivasi mereka untuk mengembangkan usahanya sendiri. Idealisme tadi mereka bawa ke arah yang positif dan berguna bagi banyak orang.

  2. Tidak mudah menyerah

Generasi ini selain dikenal idealis, mereka juga orang yang pantang untuk menyerah. Walau tahu membangun sebuah usaha tidak bisa langsung sukses dan harus jatuh berkali-kali mereka tidak akan langsung angkat tangan. Bagi mereka kegagalan dalam membangun suatu usaha bukan akhir dari segalanya, mereka tak patah arang dan menjadikan kegagalan mereka batu loncatan untuk terus melakukan inovasi.

   3. Ambisius

Sifat mereka yang ambisius sering mereka tunjukkan dalam dunia kerja. Mereka cenderung tidak ingin mengerjakan pekerjaan yang “receh” dan ingin bisa terlibat langsung dalam proyek yang besar. Generasi ini juga ingin mengaplikasikan apa yang mereka pelajari saat kuliah dalam pekerjaannya, Jika bisa mempercepat karier mereka, pasti akan dilakukan. Namun terkadang ada dampak negatif dari sifat milenial satu ini, mereka cenderung kurang peka terhadap kesehatan diri sendiri dan lingkungan sosial. Mereka memaklumi rutinitas mereka yang berangkat gelap pulang pun gelap.

  4. Punya Semangat yang tinggi

Selayaknya ciri khas anak muda, generasi ini sangat bersemangat dalam mewujudkan keinginan mereka. Namun hal negatifnya semangat tersebut terkadang tidak bisa mereka kendalikan dengan baik, sehingga berdampak buruk bagi diri mereka dan orang lain.

  5. Lebih Terbuka

Jika dahulu kita cenderung menganggap orang yang pintar dan cerdas cenderung berkepribadian tertutup. Namun hal ini tidak berlaku bagi generasi milenial. Selain menjadi pekerja keras, mereka sangat terbuka terhadap gagasan atau ide baru yang disampaikan orang lain. Tujuannya tentu untuk membina hubungan baik serta sebagai dukungan untuk proyek yang mereka bangun.

  6. Target yang Jelas di masa depan

Kamu tentu memiliki cita-cita sedari kecil bukan? Nah, tidak jarang cita-cita tersebut sudah berubah saat kita beranjak dewasa. Namun walau demikian generasi milenial bisa menetapkan tujuannya dengan baik walau ada perubahan cita-cita. Mereka sudah dengan jelas menetapkan keinginannya di masa mendatang. Mulai dari pengembangan karier, peningkatan skill, hingga kemampuan perencanaan keuangan seperti investasi atau asuransi. Mereka melakukan hal tersebut karena percaya bahwa hidup lebih baik jika direncanakan dengan rapi.

  7. Perhatian terhadap kesehatan

Walau cenderung pekerja keras dan ambisius, generasi ini tetap mau menjaga kesehatan mereka. Banyak dari mereka yang tetap berolahraga setelah jam kerja. Mulai dari gym, yoga, jogging, hingga futsal. Mereka juga cukup perhatian terhadap asupan gizi dari makanan yang dimakan. Seperti memerhatikan kandungan lemak, protein, kolesterol, vitamin, dan mineral. Tidak heran jika diet food laris manis di kalangan milenial.

Kamu sebagai generasi milenial memang harus memiliki sifat pekerja keras dan tujuan yang tetap dalam pengembangan karier. Jangan sampai kamu bekerja tanpa bisa mengembangkan diri dengan baik. Selain itu, karena bekerja membutuhkan tubuh yang bugar cobalah untuk selalu berolahraga, istirahat yang cukup, dan mengatur pola makan.

Demi perlindungan diri dan jaminan di masa depan, tidak ada salahnya bagi kamu para generasi milenial untuk ikut asuransi. Memiliki asuransi sedari muda memberi banyak keuntungan lho, salah satunya adalah biaya premi yang cenderung murah.

Asuransi apa yang harus dimiliki oleh milenial? Yang pasti adalah asuransi kesehatan agar risiko keuangan bisa dihindari jika terserang penyakit. Bagaimana dengan asuransi jiwa? Bagi mereka yang menjadi penanggung jawab keuangan keluarga ini wajib hukumnya.

Comment here