Serba Serbi

Yee Sang, Salad Imlek yang Enak dan Penuh Filosofi

Yee Sang, Salad Imlek yang Enak dan Penuh Filosofi

Imlek makin meriah dengan tradisi menyantap yee sang bersama-sama. Salad enak dan sehat ini memiliki filosofi baik untuk menyambut tahun baru.

Imlek jatuh pada Sabtu, 25 Januari 2020. Tahun ini merupakan Tahun Baru Cina 2571 yang disebut sebagai Tahun Tikus Logam. Warga Tionghoa merayakan Imlek dengan meriah, termasuk di Indonesia.

Salah satu agenda wajib Imlek adalah menyantap makan malam bersama keluarga. Untuk menunya ada salad yang selalu hadir setiap Imlek. Tampilannya berwarna-warni dibuat dari ikan dan sayuran segar sebagai bahan utamanya. Salad ini bernama yee sang atau yusheng.

Aslinya yee sang merupakan masakan Tiochiu yang sekarang populer di Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Nama yee sang merupakan gabungan kata ‘Yu’ dalam bahasa China yang berarti ikan dan ‘Sheng’ berarti mentah.

Ikan mentah dipilih karena melambangkan limpahan rezeki dan hidup baru. Biasanya ikan yang dipakai adalah salmon atau tuna mentah, mirip sashimi.Yee sang kemudian ditambahkan berbagai sayur, buah, dan bumbu.

Jumlahnya beragam seperti 8 yang dianggap angka keberuntungan dalam budaya China sampai 17 jenis. Beberapa bahan yang umum dipakai adalah irisan wortel, lobak hijau, lobak putih, rumput laut, jeruk Bali/pomelo, rumput laut, dan pangsit.

Untuk bumbunya sendiri mencakup saus plum, minyak, lada bubuk, kacang tanah dan biji wijen. Semua bahan ini memiliki filosofi harapan baik di tahun baru. Mulai dari kehidupan yang beruntung, rezeki yang lancar, sampai dikaruniai anak atau pasangan.

Yee sang disajikan dalam piring bundar dengan orang-orang mengelilinginya. Sebelum makan yee sang, hendaknya mengucapkan “Gong Xi Fa Cai” yang artinya selamat atas kekayaan Anda dan “Wan Shi Ru Yi” yang berarti semua keinginan akan terpenuhi.

Seseorang kemudian bertugas meracik yee sang dengan memasukkan satu per satu bahan ke piring. Ritual ini juga diiringi ucapan dalam bahasa Mandarin yang lagi-lagi melambangkan kebaikan.

Misalnya ketika menaruh ikan, mengucapkan “Nian Nian You Yu” yang berarti harapan akan mendapat untung berlipat ganda. Sedangkan ketika menuangi minyak dengan gerakan memutar, menyebut “Yi Ben Wan Li” agar uang mengalir masuk dari segala arah.

Pangsit pada yee sang juga menarik. Selain menghadirkan tekstur renyah, pangsit juga melambangkan emas.

Setelah semua bahan dimasukkan, semua orang yang mengelilinginya harus mengaduk yee sang bersama-sama. Ada bantuan sumpit besar untuk mengangkat bahan salad ikan mentah ini tinggi-tinggi.

Tiap orang dianjurkan mengangkat yee sang setinggi mungkin. Jangan lupa ucapkan “Lo Hey Lo Hey Lo Kow Fong Sang Sue Hey” agar rezeki dan kemakmuran yang dicapai tahun depan semakin tinggi pula.

Untuk menikmati yee sang, beberapa restoran menyediakannya. Di Jakarta, Hotel Mulia Senayan bisa jadi pilihan. Yee sang tersaji di Table8 dengan harga Rp 658.000++ untuk ukuran piring medium dan Rp 758.000++ untuk piring besar. Informasi dan reservasi bisa menghubungi 021 5753271.

Selain itu, ada juga hampers cantik dari The Chocolate Boutique yang sayang dilewatkan. Isiannya kue-kue perlambang keberuntungan. Harganya mulai dari Rp 450.000 sampai Rp 2.500.000.

Comment here