Uncategorized

Gunakan Cara Ini untuk Melepaskan Kemarahan

Gunakan Cara Ini untuk Melepaskan Kemarahan

Foro gratuito – Anda sering terpancing emosi? Gunakan cara ini untuk melepaskan kemarahan anda. Beberapa kejadian atau aktivitas kita sehari-hari bisa memancing emosi karena tidak sesuai rencana yang kita harapkan.

Meskipun merasa jengkel dengan gangguan sehari-hari, ini adalah respons normal terhadap stres. Namun, membiarkan kemarahan menguasai diri kira akan merusak hubungan pribadi dan profesional Anda.

Selain itu, kemarahan yang dibiarkan juga akan memicu berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi dan kecemasan hingga depresi.

Kabar baiknya, kita dapat belajar mengelola dan menyalurkan kearahan secara konstruktif. Melansir Healthline, kemampuan mengekspresikan kemarahan dengan cara yang sehat bahkan dapat membuat Anda lebih kecil kemungkinannya terserang penyakit jantung. Berikut adalah cara jitu yang bisa digunakan untuk menyalurkan kemarahan.

1. Ambil napas dalam-dalam

Ketika sedang emosi, seseorang bisa mengabaikan pernapasan mereka. Pernapasan yang pendek yang dilakukan saat marah justru membuat Anda akan semakin gusar.

Untuk mengatasi hal ini, cobalah mengambil napas perlahan dan terkontrol yang Anda hirup dari perut Anda, bukan dari dada Anda. Ini memungkinkan tubuh Anda untuk langsung menenangkan diri.

2. Ucapkan ‘kalimat’ yang menenangkan

Mengulangi kalimat yang menenangkan dapat membuat Anda lebih mudah untuk mengekspresikan emosi yang sulit, termasuk kemarahan dan frustrasi.

Coba yakinkan diri Anda dengan mengucap “Tenang saja,” atau “Semuanya akan baik-baik saja,” saat Anda merasa kewalahan oleh suatu situasi. Anda bisa melakukan ini dengan keras jika mau, tetapi Anda juga bisa mengatakannya pelan-pelan atau hanya dari hati Anda.

3. Coba visualisasi

Menemukan tempat bahagia Anda di tengah-tengah emosi dapat membantu Anda merasa lebih santai. Saat bergulat dengan ketegangan, coba bayangkan gambaran mental untuk menenangkan tubuh dan otak Anda.

Pikirkan tempat nyata atau imajiner yang membuat Anda merasa bahagia, damai, dan aman. Ini bisa jadi perjalanan berkemah ke pegunungan yang Anda ambil tahun lalu atau pantai eksotis yang ingin Anda kunjungi suatu hari nanti.

4. Gerakkan tubuh

Terkadang, duduk diam bisa membuat Anda merasa lebih cemas atau gelisah. Menggerakkan tubuh Anda dengan pikiran sadar dengan yoga dan latihan menenangkan lainnya dapat melepaskan ketegangan pada otot Anda.

Lain kali Anda dihadapkan pada situasi yang penuh tekanan, cobalah berjalan-jalan atau bahkan menari ringan untuk menjauhkan Anda dari stres.

5. Ekspresikan rasa frustasi

Ledakan emosi tidak akan membantu Anda menyelesaikan masalah. Berikan ruang bagi diri Anda untuk mengekspresikan kemarahan.

6. Ubah lingkungan Anda

Istirahatkan diri Anda dengan mengambil waktu pribadi dari lingkungan sekitar Anda.

Jika rumah Anda berantakan dan membuat Anda stres, misalnya, lakukan perjalanan atau jalan-jalan. Anda mungkin akan menemukan bahwa Anda lebih siap untuk memilah-milah kekacauan saat kembali.

7. Fokus pada apa yang Anda hargai

Meskipun memikirkan nasib buruk hari Anda bisa terasa seperti hal yang wajar untuk dilakukan, itu tidak akan membantu Anda dalam jangka pendek atau panjang.

Sebaliknya, cobalah memfokuskan kembali pada hal-hal yang berjalan dengan baik. Jika Anda tidak dapat menemukan lapisan perak pada hari itu, Anda juga dapat mencoba memikirkan bagaimana keadaannya menjadi lebih buruk.

8. Mencari pertolongan

Sangat normal dan sehat untuk merasa marah dari waktu ke waktu. Tetapi jika Anda tidak dapat menggoyahkan suasana hati yang buruk atau terus-menerus merasa kewalahan oleh amarah, mungkin sudah waktunya untuk meminta bantuan.

Jika kemarahan Anda memengaruhi hubungan dan kesejahteraan Anda, berbicara dengan terapis yang berkualitas dapat membantu Anda mengatasi sumber kemarahan Anda dan membantu Anda mengembangkan alat mengatasi yang lebih baik.

Nah gunakan cara ini untuk melepaskan kemarahan amarahmu yang sudah kami sebutkan di atas ya.

Baca juga : Perasaan Rendah Diri Jangan Sampai Meracuni Hidupmu yang Berarti

Comment here